Selasa, 10 Februari 2015

CARA MENGONTROL EMOSI DENGAN BIJAKSANA



TIPS MENGONTEROL EMOSI DIRI


Assalamualaikum Sobat Dumay...Kenalin, nama gua Reka Dona Savita Nugraini. Panggil saja gua DONA. Kali ini gua mau share pengalaman gua biar bisa nahan amarah sama orang lain. Emang sifat marah, sedih, kecewa, atau hal buruk lainnya tidak akan terlepas dari diri seseorang. Nah kali ini gua bakalan share cara biar kita bisa mengontrol amarah kita dan merubahnya menjadi hal positif.
            Kali ini gua mau sedikit basa basi soal pengalaman gua. Sebenarnya gua juga nggak tau sih cerita ini mulainya dari mana. Yang jelas biduk permasalahannya mulai mencuat ketika sahabat gua ( SEBUT SAJA NAMANYA MAWAR) tiba-tiba berubah sikap 1800  sama gua. MAWAR yang awalnya gwokielll, riang, ceria, ramah, cerewet, dan solid banget sama gua tiba-tiba berubah jadi super cuekk, diemin gua, bahkan ngga mau sebangku lagi sama gua... Sumpah, Absurrrddddd banget sikapnya -_-,,,berubah jadi wanita dingin seketika..
            Dari situ gua mulai curiga, “Emmm..ada yang nggak beres nih kayaknya...?” Keesokan lusanya, gua coba tanya ke MAWAR tenteng alasan perubahan sikapnya itu ke gua. Awalnya dan niat sebelumnya sih mau tanya pelan –pelan, eh ternyata malah ada profokator yang bikin gua naik daarahhh. Aakhirnya gua diskusiin hal itu sama MAWAR. Awalnya dia sih nutup-nutupin yang sebenarnya terjadi, tentang alasan perubahan sifatnya itu. Seteleh gua desak dia, akhirnya dia mau ngaku juga. Ternyata ada temen satu kelas gua yang  juga profokasi dia buat ngebenci gua. Usut demi usut, MAWAR ini ternyata dikibulin dengan omong kosong temen gua yang satunya lagi (SEBUT SAJA NAMANYA ULAR). Wujudnya sih temen, eh ternyata wujud ULLARRR. ULAR manfaatin si MAWAR buat membalaskan dendamnya ke gua.
Apahhhh????? Dendam???? Yahh, kalian nggak salah denger..ULAR ternyata punya dendam ke gua, tanpa gua tahu sebelumnya. Ceritanya mulai lagi nih dari sini. Si ULAR adalah wanita yang sudah berpasangan dengan temen gua yang satunya lagi( SEBUT SAJA NAMANYA PAIJO). Si ULAR dan Si PAIJO Udah pacaran kurang lebih 5-6 bulan kira-kira. Si Paijo itu sebenernya salah satu sobat deket gua juga ”Nb: #JUSTFRIENDS”. Tapi si ULAR kayaknya dibakar cemburu manakala si PAIJO lagi sama gua, padahal itu Cuma ngobrolin tentang pelajaran, atau kalau enggak Si PAIJO curhat tentang hubungannya dengan Si ULAR ke gua. Sebagai sobat yang baik, so.. gua beri dia pencerahan buat kasih sedikit celah buat si PAIJO biar bisa nyelesain masalahnya. Itupun juga kalo dia tanya, mana berani gua kepoin hubungan orang kalo nggak dikasih tau sendiri sama Si PAIJO. Hal ini mungkin menjadi pemicu ular buat ngebbenci gua. Si PAIJO Udah pernah bilang  sih sebelumnya, kalo ULAR itu selalu cemburu ke gua( DAN ANEHNYA CUMAN GUA DOANGGG YANG DICEMBURUIN, CEWEK LAIN KAN BANYAK, KNAPA HARUS GUAHHHH??Hahhh??). Dari info yang gua peroleh dari PAIJO, gua mulai juga ngerasa nggak enak sama si ULAR. Secara gua masih PUNYA HATI kaleee...!!!! Gua bilang ke PAIJO buat ngejauhin gua, ya komunikasi sbagai temen sih tetep jalan..tapi kalo kepepet. Si PAIJO malah ngrasa nggak enak ke gua.Secara gua sobat dia, masak harus diemmm gitu? Dia nyuruh gua buat biasa aja. Oke gua setuju sama usulan dia, tapi kita tetep harus jaga jarak. Ternyata eh ternyata, begitu balasan ULAR ke gua!!!dia malah sebarin racunnya ke teman-teman gua yang lain buat jauhin gua. Dan TAUKAH ANDA APA YANG IA KATAKAN? Dia berkata kalau gua ini TUKANG NGERUSAK HUBUNGAN ORANG LAEN!!!!!!!!!!!!!!!!!!!\
Duarrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr!!!!!!!!!!!!!!!!!!!siapa coba yang nggak bakal emosi dijustice kayak gitu tanpa bukti yang jelas. Syukurnya nggak semua teman-teman gua bisa kena rcunnya dia. Sebagian besar tman yang udah kenal gua dan tau gua ngga bakalan bisa kena RACUNNYA Si ULAR.
ULAR nggak tau sih kalo gua sbenarnya udah tau niat buruknya ke gua. Emang setelah itu gua belaga BEGO aja, mau liat sampe kapan sih amunisinya cukup buat ngelumpuhin gua. Semenjak gua tau ULAR nuduh gua “ PEREMPUAN PERUSAK HUBUNGAN ORANG LAEN” gua bener-bener ngga mau lagi deket sama PAIJO, bukan karna gua marah gara-gara si PAIJO nggak bisa jaga kelakuan pacarnya ke aku. Melainkan gua nggak mau kalo ULAR makin jadi ganas dan bikin julukan baru buat gua, bisa aja dia naikin pangkat jadi “PEREMPUAN PEREBUT PACAR ORANG”. Okay, PAIJO dan GUA sekarang ini tidak seperti teman lagi, tidak pula sebagai musuh, dan juga bukan sebagai sahabat, MELAINKAN SEPERTI ORANG YANG TIDAK PERNAH KENAL SEBELUMNYA.
Endingnya hubungan gua dengan MAWAR sahabat gua berangsur membaik, dia udah coba buat menghilangkan persepsi negatifnya ke gua dan mengeluarkan racun si ULAR dari fikirannya.  Makasih ya sobat.. kepercayaanmu melebihi segalanya.

 Nggakbida gua pungkiri, PAIJO emang orang yang amazing menurut gua. Dia shalih, rajin, menghargai perempuan, suka kerja, tanggungjawab, dan lain lain yg sempet buat gue kagum sama dia.. tapiiiiiii....haaaisssssshhh udah singsingkan semua pikiranmu itu, Dia mungkin tak pernah memikirkanmu sama sekali. Lagipula PAIJO sudah bahagia dengan ULAR. Segalanya serba salah bagi gua.  Ditambah lagi temanku sekelas yg lain juga menaruh hati ke gua.. tapi gua merasa agak terganggu Dan risih dengan sikapnya   walau gua juga salah nggak langsung to the point kalo  gasuka sama Dia, salah gua juga terlalu lama membiarkan gua membohongi diri bahwa sejatinya tak Ada setitikpun perasan suka sama temenku yg satu ini but...karena faktor ular yg cemburuan amat sama gua Dan PAIJO, so... biarkan aja hal ini mengalir seolah aku dan temanku ini dekat tak lain untuk mengalihkan perhatian ULAR dariku Dan mengalihkan perhatian dan fikiranku dari PAIJO 😢
Duhhhhh..., skarang masalahnya gua kalo liat muka si ULAR kadang itu kepingin JITAK kpalanya. Gua nyadar kok kalau ULAR punya lebih segalanya dibanding gua. Dia cantik, keren, modis, kaya, termasuk pinter juga, anak orang terpandang,...Coba loe pikir deh, gimana wanita se perfect itu bisa cemburu sama cewek yang kolot, biasa aja, sederhana, bukan dari keluarga terpandang, muka pas-pasan, nggak pinter-pnter amat,dekil, nggak gaul pula kayak gua ini,(Rezzzzsss: Majas litotes itu). Nah dari cerita diatas gua bisa bertindak lebih dewasa lagi dalam menghadapi masalah gua J, disini gua mau share nih CARA GUA BUAT MENGONTROL EMOSI...
            Kepanjangan yak basa-basinya? Maap deh sobat dumay.. soalnya yang diatas itu biduk permasalahannya.Okay langsung aja yuk sobat kita simak artikel gua yang udah gua kumpulin dari beberapa sumber dan pengalaman gua. LET’S CEKIDOTTTTTT...


        1.        Jauhkan diri anda dari situasi yang membuat anda emosional

Cara ini sebenarnya sangat logis dan masuk akal.  Ketika emosi memuncak, jauhkanlah diri anda dari sumber emosi tersebut.  Bahkan jika kondisi benar-benar mendesak, berusahalah untuk mencari waktu barang 5 menit untuk keluar dari situasi yang menjadi sumber meningginya emosi anda.  Temukan ruang yang tenang sekedar untuk "bernafas", tenangkan diri anda di sana sampai anda merasa lebih siap untuk menghadapi lagi permasalahan tersebut.





2.  Berpikir dengan logis, bukan emosional




Memang, akan sangat susah untuk berpikir secara logis saat emosi sedang tinggi-tingginya.  Namun hal ini justru menjadi suatu ujian, seberapa tenangnya anda bisa menghadapi tekanan.  Yang dimaksud berpikir dengan logis adalah mempertimbangkan masak-masak keuntungan dan kerugian dengan perhitungan matematis.  Gunakanlah perhitungan dan pertimbangan logis tersebut untuk mengatasi rasa marah, benci, takut, atau harapan tinggi yang ditimbulkan oleh emosi anda.



3.  Alihkan pikiran anda

Ketika suatu masalah membuat beban emosi anda semakin berat, cobalah untuk memikirkan hal-hal lain.  Anda bisa mencoba berhitung dari 1 sampai 10, menyebutkan berbagai nama binatang yang anda ketahui, atau mengingat-ingat cerita lucu yang pernah anda baca.  Usahakan untuk tidak memikirkan masalah yang menjadi sumber emosi sampai anda merasa lebih siap untuk menghadapinya tanpa harus "meledak"




4.  Introspeksi




Selalu lakukan introspeksi.  Tinjau lagi permasalahan dari sudut pandang orang lain, sambil mencoba mengoreksi diri anda sendiri.  Jangan takut untuk mengakuinya ketika anda menyadari bahwa anda melakukan suatu kesalahan, yang justru membuat anda merasa emosi.  Jangan biarkan pride anda menghalangi proses introspeksi, dan membuat emosi anda semakin tinggi.



5.  Menyepi

Ketika sedang berada di puncak emosi, cobalah untuk menjauhkan diri dari orang lain.  Ketika anda sedang mengalami kesedihan hebat atau kemarahan yang berapi-api, jangan merasa segan untuk meminta izin dari pekerjaan rutin anda.  Cobalah untuk pergi ke luar kota, mengunjungi orang tua anda, atau pergi sendirian ke tempat dengan suasana baru.  Hal ini terbukti sangat efektif untuk mengontrol dan mengendalikan emosi yang terpendam dalam diri anda.



6.  Lakukan kilas balik

Hampir sama seperti introspeksi, cobalah untuk mengenang berbagai hal di masa lalu.  Ingat-ingatlah saat di mana anda harus mengambil keputusan penting, apa alasan anda mengambil keputusan tersebut, dan bagaimana keputusan tersebut bisa membawa anda ke situasi saat ini.  Ketika melakukan kilas balik, cobalah untuk mengingat lagi mimpi-mimpi, impian, dan prinsip yang anda pegang teguh.  Hal-hal ini akan membuat anda lebih termotivasi dan lebih mudah dalam mengontrol emosi.



7.  Membaca





Membaca bisa menjadi sebuah aktivitas yang efektif untuk mengontrol emosi.  Bacalah buku-buku yang bisa menenangkan diri anda atau membuat anda melupakan permasalahan yang sedang anda hadapi.  Buku tersebut bisa berupa komik, kisah komedi, atau buku-buku motivasi yang membuat anda bisa berpikir lebih tenang.  Selain itu dengan membaca otak anda akan lebih mudah untuk menyusun sudut pandang baru dalam melihat masalah yang saat ini sedang anda hadapi.




8.  Ceritakan masalah anda pada orang lain

Jangan memendam emosi yang meluap-luap sendirian.  Cobalah untuk menceritakan masalah yang anda hadapi pada orang-orang terdekat yang anda percayai.  Walaupun mungkin mereka tidak bisa memberikan solusi, setidaknya beban berat yang anda pikul akan terasa lebih ringan jika diceritakan pada orang lain.  Jika perlu, gunakan jasa psikolog atau psikiater untuk membantu anda memberi solusi dan terapi dari sudut pandang profesional.




9.  Biarkanlah berlalu




Cobalah untuk belajar membiarkan hal-hal tertentu lepas dari hidup anda.  Hal-hal yang bisa menimbulkan emosi anda, seperti rasa marah, sedih dan cemas akan makin menjadi masalah apabila anda terus memikirkannya.  Hal-hal tersebut juga sebenarnya bisa pergi dari hidup anda dengan mudah, namun anda sendirilah yang justru tidak rela untuk membiarkannya pergi dari pikiran anda dan terus-terusan memikirkannya.  Oleh karena itu, ikhlaskanlah.  Biarkanlah yang lalu menjadi masa lalu, dan fokuskan diri anda untuk menghadapi masa depan.



             10. Dengan mengetahui penyebab munculnya emosi
Tips pertama dalam mengendalikan emosi untuk menjadi seseorang yang pandai dalam mengendalikan emosi yaitu dengan mengenali terlebih dahulu diri kita secara lebih dalam. Dalam hal ini disaat kita mulai merasakan emosi yang memuncak atau emosi yang akan keluar maka perlu kita cermati kenapa hal itu bisa terjadi, sehingga kita tau beberapa hal yang dapat memicu emosi kita. Kemudian kenali gerak tubuh yang menunjukkan kita sedang emosi, seperti tangan yang mulai berkeringat, jantung tang seakan berdetak lebih kencang dll, karena jika kita mengetahui hal ini maka kita dapat menghindari emosi yang memuncak jika dapat meminimalisir akar dari hal itu. 


                11.     Berwudlu
Dalam pengalaman gua, berwudlu adah cara yang efektif untuk sedikit mengurangi rasa marah kita. Kesejukan air wudlu dengan niat tulus dari dalam hati akan menimbulkan ketenangan tersendiri




               12. Membaca AL-QUR’AN
Dalam Islam, membaca Al-Qur’an mampu menenangkan jiwa sang pembaca apabila dihayati dan direnungi dengan sepenuh hati. Bagi orang yang mampu meresapi makna dari dalam Al-Qur’an maka akan bisa menempatkan diri dan menyelesaikan masalahnya perlahan.




                 13.  Sholat
Sholat dalam hubungan spiritual kepada Tuhan YME mampu memberikan kesejukan batin kepada seseorang. Ketika memiliki masalah, maka seorang hamba akan mencurahkan semua perjuangan untuk menyelesaikan masalahnya kepada tuhan dan menyerahkan semua kepada keputusan Tuhan YME.